![]() |
| http://edtechreview.in/trends-insights/trends/2829-science-fun |
Review – Finding Science
Story
Wartawan
sains seperti dibahas pada artikel sebelumnya memiliki banyak sekali sumber
yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber berita. Beberapa yang dapat dimanfaatkan
yaitu, jurnal ilmiah, seminar, atau dari ilmuan yang kita kenal. Dari beberapa
pilihan tersebut wartawan dapat memilih apakah ia ingin berita yang datang
kepadanya atau ia bangkit dan mencari berita di luar sana. Wartawan bisa saja
hanya diam sampai berita datang dengan mengandalkan press release, tetapi hal ini bisa saja membuat hasil berita serupa
juga banyak dari wartawan lain. Jika seorang wartawan mau keluar dan mencari
sumber beritanya mungkin berita tersebut berpotensi untuk menjadi viral dan
ekslusif untuk anda saja. Berikut merupakan beberapa cara ampuh untuk menjadi
cerita tentang sains yang mungkin dapat dimanfaatkan untuk berita anda
nantinya.
1. Good
Source
Carilah sumber
yang bagus terkait dengan berita apa ayang akan anda buat. Sumber sendiri
dibagi menjadi 2 yaitu, primary source dan
secondary source. Sumber utama yaitu
ketika orang lain memberi tahu anda secara personal. Misalnya seperti,
politikus, tetangga, jurnalis lain, konferensi pers, dsb. Sedangankan sumber
kedua merupakan dari sumber dimana semua orang bisa mendapatkan informasi
serupa misalnya Internet. Mengingat sumber kedua sangat mungkin terjadi
kesalahan, maka cari lah sumber yang sangat terpercaya.
2. Ideas
from Everyday Life
Ide dapat muncul
dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dari keluarga atau teman terdekat. Jika seorang
jurnalis sains dapat menghubungkan apa yang terjadi sehari-hari dengan sains
mungkin itu dapat menjadi tulisan yang menarik bahkan untuk orang-orang yang
sama sekali tidak tertarik dengan sains.
3. Singning
up for email alerts
Setiap jurnalis
tentu memiliki email baik untuk berkomunikasi atau hal lain. Email sendiri
dapat dimanfaatkan sebagai sumber data misalnya email-email penting dari scientist kenalan anda. Maka dari itu
perlu mengaktifkan peringatan di email agar segala informasi dapat cepat
diketahui.
4. Meet
a Scientist
Sebagai wartawan
tentu memiliki beberapa keuntungan yang tidak dimiliki orang lain, misalnya
bertemu dengan orang penting. Manfaatkan keuntungan ini untuk bertemu dengan
para scientist yang dapat membuka
portal informasi anda.
5. But
How Can You Find a Scientist to Interview
Untuk jurnalis
yang berada di negara mungkin agak sulit untuk menemukan konferensi-konferesi
sains misalnya seperti di Indonesia. Terdpat jalan lain yaitu dengan mendatangi
lembaga sains misalnya seperti, universitas, rumah sakit, dsb untuk mendapatkan
informasi seputar sains terkini.
6. Using
the Internet to Search for Scientific Information
Seperti yang
tadi sudah dibahas, internet dapat menjadi sumber kedua yang cukup memungkinkan
untuk mencari sumber berita. Banyak sekali search
engine seperti google scholar yang menyediakan ribuan jurnal yang dapat
diakses secara gratis.
7. Covering
a Conference
Salah satu sumber
yang sangat dapat dipercaya yaitu konferensi. Ketika meliput sebuah konferensi
diharapkan wartawan untuk meriset terlebih dahulu apa yang akan dibahas dalam
konferensi tersebut.
8. Ethical
Dilemmas
Mungkin sangat
menyenangkan jika seorang wartawan di sponsori oleh seseorang atau seseuatu. Pergi
gratis ke suatu negara untuk meliput konferensi tentu akan sangat menyenangkan.
Tetapi, berita yang dibuat tentu harus netral dan tidak memihak.
9. Stories
from Publication
Jurnal-jurnal
baru tentu dipublikasikan setiap hari, atau banyak sekali review mengenai hal-hal terdahulu yang mungkin bisa menjadi cerita
yang bagus.
10. Judging
the Quality of Your Source
Mencari mana
sumber yang paling relevan dan terbaik. Cerita bisa saja bagus tetapi buat apa
jika didapat dari sumber yang tidak dapat dipercaya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar